Kita lanjut lagi cerita umrah nya yuk. Alhamdulilah, setelah beberapa hari di Kota Suci Madinah Al-Munawwarah rombongan kami melanjutkan perjalanan ke kota suci berikutnya yaitu Makkah. Dimana di kota Makkah ini kita akan melaksanakan rukun yang utama dalam kegiatan ibadah Umrah. Karena sebagian besar rukun umrah dilakukan di masjid yang menjadi pusat kiblat umat muslim seluruh dunia yaitu Masjidil Haram.
Pemandangan saat perjalanan Madinah - Mekkah
Perjalanan Madinah - Makkah sekitar 4,5 - 5 jam dengan menempuh jarak 443 km. Saat berangkat dari hotel dari Madinah biasanya kita dianjurkan sudah menggunakan pakaian ihram. Saat ditengah perjalanan kita akan ambil miqat, shalat sunnah 2 rakaat dan niat ihram/umrah di masjid Bir Ali yang letaknya tidak jauh dari Madinah, sekitar 11 km menempuh 15 menit perjalanan.
Saat ambil miqat di Masjid Bir Ali
Setelah ambil miqat di Masjid Bir Ali, kitapun melanjutkan perjalanan kembali ke kota Makkah. Bis yang mengantar kami hanya berhenti 1 kali di rest area untuk beristirahat. kami memasuki kota Makkah saat waktu sudah malam, kami langsung menuju hotel tempat kami menginap, Azka Al-Safa Hotel. Perjalanan cukup melelahkan karena 443 km itu kalau di Indonesia jauhnya seperti perjalanan Jakarta - Semarang, kami diberi waktu untuk beristirahat dan makan malam sambil tetap dalam kedaan ihram.
Hotel Azka Al Safa
Setelah beristirahat dan makan kami lanjut menuju ke masjidil Haram untuk melaksanakan ibadah inti dari umrah yaitu Thawaf, Sa'i, dan Tahalul. Suasana di kota ini sangat berbeda dengan kota Madinah. Gemerlap lampu dari gedung-gedung disekitar masjidil Haram menyambut kedatangan kami.
Gemerlap lampu kota Makkah dan Masjidil Haram
Alhamdulilah, Thawaf dan Sa'i telah kami kerjakan dengan lancar. Lalu dilanjutkan dengan Tahallul sebagai penutup. Maaf saya tidak banyak mengambil foto saat ibadah inti ini diakarenakan ingin fokus mengikuti step by step nya yang dipandu oleh seorang muthawwif. Jadi saya mengambil foto pada saat terakhir saja (tahallul).
Jalur Sa'i bawah

Tempat Sa'i atas (sumber foto : Tripadvisor)
View Ka'bah dari lantai 2 Masjidil Haram
Saat melakukan umrah ke-2 atau ibadah biasa tentunya kita sudah hafal jalurnya dan urutannya, kita bisa dorong sendiri kursi rodanya. Agak tricky sebenarnya kalau kita mau membawa orang tua kita yang menggunakan kursi roda ke bawah dekat Ka'bah, karena Askar pasti tidak membolehkan membawa kursi roda ke wilayah ini, mereka pasti menyuruh kita lewat jalur di lantai 2, tapi jangan kuatir karena masjidil Haram pintunya banyak, ada beberapa pintu masuk yang tidak dijaga. Cuma memang seperti yang saya bilang tadi agak perlu trik dan "usaha lebih" untuk sampai ke dekat ka'bah dengan kursi roda. Pengalaman kami sekalinya ketemu pintu yang tidak dijaga harus melalui anak tangga, dan orang tua kami pun terpaksa turun dari kursi roda dan menuruni tangga tersebut. Alhamdulilah kami bisa sampai di dekat ka'bah dengan aman.
Pengalaman ibadah di Masjdil Haram ini sangatlah luat biasa. Pertama kali melihat Ka'bah dengan mata kepala sendiri merupakan momen yang sulit dilupakan, tak terasa air mata menetes, teringat semua dosa-dosa yang telah kita lakukan, suka-duka selama hidup kita, semuanya. Disinilah saatnya kita memohon ampun, memanjatkan doa dan bersyukur atas semua nikmat-Nya. Perasaan kita berada dekat sekali dengan-Nya. Masya Allah tabarakallah.
Setelah selesai ibadah inti, kami pun kembali ke hotel dan beristirahat. Hari-hari berikutnya ada city tour dan waktu bebas. Saat waktu bebas kita bisa manfaatkan untuk berkeliling di sekitar masjidil Haram. Ada banyak tempat-tempat menarik yang bisa kita datangi. Seperti rumah tempat dimana Rasulullah dilahirkan yang kini dibuat menjadi perpustakaan.
Bangunan perpustakaan dibelakang kami dulunya adalah rumah tempat dimana Rasullulah dilahirkan
Disebelah bangunan tersebut terdapat tempat penampungan air Zamzam. Kita juga dapat mengambil air atau cuci muka dan berwudhu disini.
Tempat penampungan dan pengambilan air Zamzam
Di dekat situ juga terdapat salah satu gedung atau istana milik kerajaan Saudi Arabia yang bernama Al Safa Royal Palace. Disini sepertinya selain menjadi tempat Raja juga menjadi tempat para Imam Masjidil Haram beristirahat sebelum memasuki Masjid. Para tamu kerajaan dari negara-negara muslim pun bisa dijamu di tempat ini.
Al Safa Royal Palace (Salah satu istana Raja Salman)
Disekitar Masjidil Haram juga kita akan melihat banyak sekali burung dara/merpati yang dilepas bebas. Kita bisa berfoto atau juga memberi makan burung dara tesebut.
Bermain bersama burung dara
Di dekat Masjidil Haram juga terdapat beberapa pusat perbelanjaan atau mall. Seperti yang terdapat di Abraj Al Bait atau biasa disebut Zamzam Tower.
Mall Zamzam Tower
Atau juga kalau kita ingin mencoba restoran franchise yang lagi ngetren di Saudi yang bernama Albaik ada di sekitar masjidil Haram. Namun kalau yang di dekat masjid Albaik nya betipe Express atau tidak menyediakan tempat makan khusus dalam restoran, menunya pun tidak terdapat ayam goreng potongan seperti di KFC atau McD. Lebih ke seperti cemilan seperti nugget dan kentang. Jika ingin Albaik ayam harus membelinya di restoran Albaik yang agak jauh dari Masjidil Haram. Oiya buat yang suka pedes, kalian ga akan menemukan saus cabai disini, hanya ada saus tomat.
Albaik Express di dekat Masjidil Haram. Antrian laki-lagi dan wanita dipisah.
Keliatannya kaya cemilan, tapi ini mengenyangkan loh
Atau jika lagi malas jalan jauh bisa juga kita berkeliling di sekitar hotel kita. Banyak terdapat juga toko-toko yang menjual oleh-oleh, baju, pernak pernik, bahkan juga makanan.
Jalanan di sekitar hotel Azka
Edisi kangen makan mie, ternyata Indomie (Pop Mie) versi Saudi ini sudah produksi sana. Jadi jangan heran kalau rasanya agak berbeda ya.
Selain berkeliling disekitar masjidil Haram, biasanya dari travel juga akan diajak untuk City Tour. Kita akan diajak ke tempat-tempat bersejarah seperti ke Jabal Tsur, Jabal Nur. Kita juga diajak berkeliling ke fasilitas untuk ibadah Haji seperti ke padang Arafah, Mina, dan Jabal Rahmah.
Jabal Tsur
Jabal Rahmah
Jannatul Mualla atau Kuburan Ma'la
Sepertinya sekian dulu yang bisa saya share, sebenernya ada lagi sih yang ingin saya cerita hanya sepertinya akan dibuatkan artikel terpisah saja. Saya doakan yang membaca blog ini bisa melaksanakan ibadah haji dan umrah bersama keluarga. Amiiin...
Did you know there's a 12 word sentence you can tell your man... that will trigger intense feelings of love and instinctual attractiveness to you buried within his chest?
BalasHapusThat's because hidden in these 12 words is a "secret signal" that fuels a man's instinct to love, adore and guard you with his entire heart...
12 Words Will Fuel A Man's Love Response
This instinct is so built-in to a man's mind that it will make him work harder than before to build your relationship stronger.
Matter of fact, fueling this all-powerful instinct is so important to getting the best ever relationship with your man that once you send your man one of these "Secret Signals"...
...You'll soon find him expose his soul and mind for you in a way he haven't experienced before and he will recognize you as the one and only woman in the galaxy who has ever truly appealed to him.